Kindervuurwerk 2017

Tahun baru 2018 di Belanda: Olliebollen dan Kembang Api

2 Komentar .

Assalamu’alaikum!

Ngga terasa sudah hampir 1 tahun saya dan anak-anak tinggal di Belanda. Kalau suami sih sudah lebih lama, karena dia berangkat 5 bulan lebih awal dari kami. Selama hampir setahun ini, ada beberapa hal yang saya pelajari tentang kebudayaan orang-orang Belanda. Perayaan tahun baru salah satunya. Sebetulnya saya dan suami tidak pernah merayakan tahun baru. Kami selalu tidur seperti biasa dan bangun keesokan harinya seperti hari lainnya. Tapi karena kali ini kami berada di negeri orang, penasaran juga seperti apa mereka merayakan tahun barunya.

Beberapa minggu sebelumnya, suami diberi info oleh papa teman sekolah Aim bahwa mulai tahun 2017, akan ada pesta kembang api untuk anak-anak di Erasmusburg, one of Holland’s most famous bridges yang juga merupakan salah satu landmark kota Rotterdam. Dengan adanya Kindervuurwerk (Children’s Fireworks) ini, anak-anak ngga perlu menunggu sampai tengah malam untuk bisa melihat kembang api di Erasmusburg. Selain itu, Erasmusburg di tengah malam pergantian tahun juga akan penuh sesak oleh orang dewasa, not a comfy and safe place for children to be.

Sayangnya, karena antusiasme yang tampaknya cukup besar, kami kehabisan tiket gratis untuk ikut acara resmi dari penyelenggara. Di acara resmi ini, ada live music untuk anak-anak dan juga cokelat hangat dan snack gratis. Lokasinya juga pasti ditentukan untuk mendapatkan the best view of the fireworks. Tapi kami pikir, untuk kembang api sebesar itu pasti dari sisi mana pun akan terlihat. Jadi kami tetap semangat untuk datang. Selain itu, Aim belum pernah melihat acara kembang api sebesar ini selain di tv. Apalagi Ara, this will be her first fireworks show!

Tradisi Tahun Baru: Oliebollen

Sebelum ke sana, kami lebih dulu mengunjungi teman Indonesia yang baru melahirkan anak ke-2. Eh ternyata teman kami itu juga tertarik untuk ajak anak pertamanya yang juga seumuran Aim untuk ikut nonton. Akhirnya berangkatlah kami ke Erasmusburg sama-sama. Ngga lupa, sebelumnya kami beli Oliebollen dulu untuk cemilan dan penghangat badan karena cuaca saat itu sedang hujan dan berangin.

Oliebollen

Oliebol

 

Oliebollen (jamak) atau Oliebol (kalau hanya 1 buah) adalah snack khas musim dingin dan juga menjadi tradisi untuk dimakan saat acara pergantian tahun. Menurut saya sih, Oliebol itu seperti donat tapi bulat. Olie = minyak, bol = bola. Alias bola goreng, hehe.. Oliebol ini ada yang polos, ada juga yang dengan kismis atau buah kering. Saya sendiri lebih suka yang dengan kismis, karena jadi ada teksturnya dan jadi lebih unik rasanya. Cara makannya bisa begitu saja atau dengan taburan gula bubuk di atasnya. Harganya 1€ per buah (mahal ya, hiks..), tapi biasanya lebih murah kalau beli banyak. Saat itu kami beli seharga 6€ untuk 9 buah.

Kindervuurwerk 2017

Sampai di stasiun metro dekat lokasi acara, sudah banyak banget anak-anak dengan orang tua mereka yang datang. Karena kami juga ngga terlalu yakin dengan lokasi persis acaranya, akhirnya kami ikut arus aja. Follow the crowd, hehe..  As axpected, lokasi acara resminya memang tertutup dan setiap yang ingin masuk harus bisa menunjukkan tiket. Karena hujan, kami juga ngga mungkin nongkrong begitu saja di pinggir sungai. Akhirnya kami berteduh di sebuah teras gedung bersama dengan cukup banyak keluarga lain. Kami sempat ragu apakah acara tetap jalan atau tidak karena hujan. “Jangan-jangan mejen kembang apinya”, pikir kami. Biidznillah, beberapa menit sebelum acara, hujan mulai reda. Dan jam 7 tepat, pesta kembang api dimulai!

Amazed by the fireworks

Amazed by the fireworks

It was awesome! Setelah diingat-ingat, ini pesta kembang api terbesar yang pernah saya lihat secara langsung. Jadi ngga cuma anak-anak yang girang, saya juga! Kembang apinya berlangsung selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu, pulang lah kami ke rumah.

Laman berikutnya

You Might Also Like

2 Comments

  • Avatar
    Reply
    Dita Indrihapsari
    Januari 9, 2018 at 4:48 pm

    Waaa, seru, ada pesta kembang api khusus anak-anak.. hihi.. 😀 Salam kenal mba, ditunggu cerita dari Belanda lainnya.. Pingin banget bisa ke sana juga.. 😀

    • Hizalia
      Reply
      Hizalia
      Januari 10, 2018 at 1:03 pm

      Salam kenal juga mba, terima kasih ya sudah mampir 🙂

    Leave a Reply