tempat-wisata-di-amsterdam-nemo-science-museum

Tempat Wisata di Amsterdam untuk Anak: NEMO Science Museum

1 Komentar .
In Travel

Assalamu’alaikum! Akhirnya muncul tulisan baru dari saya! Hehehe.. Setelah (sok) disibukkan dengan urusan domestik dan urusan pekerjaan lain, akhirnya saya menulis lagi. Itu pun setelah pakai disindir oleh suami, “Tuh kan.. nulisnya anget-anget t*i ayam”.  Duh! Haha.. Kali ini saya ingin berbagi tentang tempat wisata di Amsterdam yang recommended untuk anak-anak. Seperti yang kita tahu, Amsterdam adalah kota di Belanda yang paling banyak dikunjungi turis sepanjang tahun. Turis dari Indonesia pun, kalau berlibur ke Belanda, seringnya tidak hanya sekedar transit saja di Amsterdam. Tapi juga mengunjungi tempat-tempat wisata di kota ini. Nah, salah satu yang menurut saya wajib dikunjungi bersama anak-anak adalah NEMO Science Museum.

NEMO? Ini museum atau aquarium?

Nama NEMO di sini ngga ada hubungannya dengan tokoh kartun ikan badut yang lucu itu yaa.. Hehe.. Sejarah museum ini sendiri sebetulnya panjang, sejak tahun 1923. Di tahun 1997, museum ini menempati lokasinya yang sekarang dan bernama NewMetropolis. Nama NEMO Science Museum sendiri baru diadopsi di tahun 2000. Bangunannya yang unik, dirancang oleh arsitek Italia bernama Renzo Piano. Selain bentuknya yang unik, lokasinya pun unik. NEMO dibangun di atas terowongan bawah air.

tempat wisata di amsterdam nemo science museum aerial photo

NEMO Science Museum (tengah). Jalan mobil seolah-olah lenyap di bawahnya. Keren! Foto: Aerophoto-Schiphol Luchtfotografie

NEMO Science Museum jaraknya cukup dekat dari Amsterdam Centraal Station. Dari stasiun, bisa berjalan kaki sekitar 1 km. Bisa juga menggunakan tram atau bus, meskipun menurut saya sayang sih, mengingat tarif transportasi umum di Belanda yang lumayan mahal.

Harga tiket masuknya € 16,50 untuk dewasa dan anak 4 tahun ke atas. Untuk anak di bawah 4 tahun, tiketnya gratis. Kami sendiri bisa masuk dengan gratis karena menggunakan Museumkaart. Tentang Museumkaart ada penjelasan singkatnya di tulisan saya yang ini ya. Informasi tentang jam buka museum ini bisa dilihat di web resminya.

Museum ini terdiri dari 5 lantai. Masing-masing lantai memiliki tema yang berbeda. 5 tema tersebut adalah Fenomena, Technium, Elementa, Humania, dan Energetica.

1st Floor: Fenomena

Di lantai ini, kita bisa mengenal lebih dekat tentang fenomena yang terjadi di sekitar kita, seperti cahaya, suara, dan listrik statis. Di lantai ini juga, ada live demostration tentang chain reaction, untuk memperkenalkan sebab-akibat, aksi-reaksi. Demonstrasinya supeeer seru! Karena, demontrasi ini pakai banyak banget alat-alat yang berbeda. Dari kursi, bola, balon, domino, tali, dan masih banyak lagi.

tempat wisata di amsterdam nemo science museum chain reaction

Chain Reactions. Foto: www.nemosciencemuseum.nl

Kami ngga banyak berkeliling di lantai ini. Karena hari itu hari libur, museum jadi padat. Dan lantai pertama tentu saja jadi area yang paling ramai. Jadi kami memutuskan pindah ke lantai berikutnya.

2nd Floor: Technium

Sesuai namanya, tentu saja di lantai ini temanya teknologi. Berbagai macam teknologi dijelaskan di sini melalui permainan yang seruTapi, yang paling menarik perhatian kami adalah permainan tentang rangkaian proses manufaktur. Dari mulai menerima order, proses produksi, sampai ke distribusi produk akhir ke seluruh dunia. Kenapa seru? Karena di setiap prosesnya, kita seperti bermain game. Di proses produksi misalnya, kita bahkan bermain dengan mengendalikan robotic arm untuk mensortir bola warni-warni yang menggambarkan barang apa akan diproduksi. This was the first time I saw robotic arms in front of my eyes (biasanya cuma di acara How It’s Made), jadi saat itu bukan hanya mas Aim yang excited tapi diam-diam ibunya pun berusaha menahan mulut ini untuk ngga ngowoh lama-lama. Hahaha.. Takjub aja, museum sedemikian niatnya menyediakan permainan dengan menggunakan robotic arm betulan seperti di pabrik, ngga hanya 1, tapi 5 robotic arms!

tempat wisata di amsterdam nemo science museum robotic arms

Mas Aim antre untuk bermain dengan robotic arms

tempat wisata di amsterdam nemo science museum

Memastikan barang-barang dari pabrik terdistribusi dengan baik ke seluruh dunia, hehe.. Seru ya?

Selain teknologi manufaktur, ada juga permainan tentang teknologi konstruksi, energi terbarukan, sampai teknologi water treatment yang tentu saja permainannya mengharuskan anak-anak “sedikit” bermain air! Haha! Ngga heran kalau lantai ini menjadi lantai favorit mas Aim di NEMO Science Museum.

3rd Floor: Elementa

Tema di lantai ini adalah tentang berbagai elemen yang ada di jagad raya. Ada tayangan tentang  Big Bang, belajar tentang bintang-bintang, dan juga bermain menjadi pelindung bumi dari meteor dan radiasi. Anak-anak jadi mengerti fungsi lapisan atmosfer dari permainan yang terakhir saya sebutkan.

tempat wisata di amsterdam nemo science museum

Semangat melindungi bumi, ya mas! ^^

Di lantai ini juga ada laboratorium di mana anak-anak bisa melihat berbagai partikel menggunakan mikroskop. Sayangnya, mas Aim belum cukup umur untuk bisa masuk.

4th Floor: Humania

Dari namanya, sudah bisa ditebak kan? Di lantai ini temanya tentang manusia, seperti indera, emosi, tingkah laku, dan hubungan dengan sesamanya. Di  lantai ini kami hanya melihat sekilas saja, karena tema dan cara penyampaian terlalu berat untuk anak 5 tahun seperti mas Aim. So, we moved on to the next floor!

5th Floor: Energetica

Di tema ini, kita bisa belajar tentang energi terbarukan yang disediakan gratis oleh alam seperti cahaya matahari, angin, dan air. Berlokasi di rooftop, di sini kita juga bisa menikmati pemandangan kota Amsterdam dari atas dan juga melihat mobil-mobil yang keluar-masuk “kolong” bangunan museum. Lantai ini bisa diakses gratis tanpa harus membeli tiket melalui tangga yang terhubung langung dengan trotoar. Sayangnya, karena kami berkunjung saat musim dingin, permainan yang menggunakan air jadi tidak bisa digunakan. Ingin lagi berkunjung saat summer, pasti seru!

tempat wisata di amsterdam nemo science museum

Salah satu permainan yang menggunakan angin di rooftop

Di lantai ini juga terdapat restauran yang cukup luas, mengingat kami masih kebagian meja meskipun saat itu sedang sangat ramai karena hari libur. Padahal kami juga hanya memesan minuman, sedangkan makanannya kami bawa bekal sendiri dari rumah. Hehehe.. Maklum, kantong keluarga mahasiswa. Bekal adalah salah satu cara kami untuk berhemat di sini.

Ingin tau tips berhemat biaya hidup di Belanda yang lainnya? Baca di sini yaa..


Overall, museum ini recommended banget untuk dikunjungi bersama anak-anak. Bahkan, menurut saya, untuk yang berlibur tanpa anak pun museum ini bisa jadi tempat wisata di Amsterdam yang cukup seru. Kira-kira, teman-teman tertarik ngga kalau saya tulis beberapa tempat wisata di Belanda lainnya, yang juga recommended untuk anak-anak? Please leave your answer in the comment below, ya.. See you in my next post! (Hopefully soon, ngga lama lagi seperti yang ini. Hehehe..)

hizalia-sign

You Might Also Like

1 Comment

  • Reply
    NEMO Science Museum: Tempat Wisata di Amsterdam untuk Anak
    April 14, 2018 at 12:52 pm

    […] Baca Selengkapnya […]

  • Leave a Reply